Saat ini menanam padi dlm polybag masih belum dikembangkan secara maksimal, tapi untuk masa yg akan tiba menanam padi dlm polybag akan jadi keharusan. Hal ini alasannya ialah ketersediaan lahan yg makin terbatas tanggapan pembangunan perumahan, pabrik, gedung perkantoran dll.
Selain itu bertanam padi dengan cara menyerupai ini anggun juga untuk sekedar menyalurkan hobi dan mengisi waktu luang, bahkan anda akan mencicipi sensasi dan kebanggan yang luar biasa saat padi yang anda tanam dengan tangan anda sendiri tumbuh subur, buah menguning dan berisi.
Bahan yang diharapkan :
- Tanah
- Polybag / bejana plastik dengan diameter 30 - 40 cm
- Pupuk organik / kompos
- Benih padi
CARA MENANAM
* Masukkan benih kedalam air, benih yang mengapung / mengambang dibuang, yang karam biarkan rendam 24 jam.
* Benih diperam / bungkus daun / kain / kertas koran 24 jam.
* Buatlan persemaian : 1 cuilan tanah kering subur halus : 1 cuilan Pupuk Organik Padat, aduk merata, diayak. Wadah persemaian dilapisi plastik. Tinggi lahan semai 5 - 7cm. Semaikan benih. Tutup benih dengan media semai tadi, tipis saja sekira 1 - 2mm.
* Pertahankan kelembaban benih dengan cara menyemprotnya dengan air biasa, tiap 4-6 jam. Simpan di kawasan yang tidak terkena matahari pribadi / di kawasan yang teduh.
MENYIAPKAN MEDIA TANAM
Siapkan media tanam pada H-1, sehari sebelum menanam padi. Buatlah media tanam: 60% tanah : 40% Pupuk Organik/kompos. Aduk rata. Masukkan ke dalam bejana atau polybag tidak berlubang minimal 20 ltr, volume 30 ltr lebih baik. Media tanam agak “dibukitkan” untuk menanam benih ditengahnya, dan pengairan di pinggirannya.
Hari H Penanaman
Tanamkan benih pada usia 5-7 hari.
Tarik pangkal benih memakai tangan kanan, jaga semoga butir padi (gabah) yang masih melekat tidak rusak (butir padi berfungsi sebagai ari-ari nutrisi akar & daun benih muda).
Dorong pangkal benih secara horizontal dari pinggir sampai pangkal benih terbenam 1cm dengan butir padi menancap ke dalam tanah secara horizontal (pinggir), biarkan akar tergerai di permukaan tanah (jangan ditekan).
Hanya 1 batang benih, daun tidak dipotong.
Simpan di kawasan terbuka-matahari penuh.
Pengairan/Penyiraman Sehari-hari
Umur Padi dan Pengairan
- Umur 0 hari – Berbunga merata: Macak-macak
- Berbunga merata – Padi Menguning: Rendam 2-3cm
- Padi menguning – Panen: Keringkan
Panen
Lakukan panen menyerupai pada umumnya.
Jerami sanggup dipakai untuk materi baku Pupuk Organik Padat .
Tanah/ media tanam sanggup dipakai untuk animo tanam berikutnya. Caranya: airi media tanam sampai lembek, lalu balikkan/telungkupkan sisa bonggol padi – Campur dan adukkan Pupuk Organik Padat – biarkan 1 ahad – tanami kembali benih dari persemaian menyerupai diatas.
Seperti yang telah kita ketahui bersama bahwa setiap tahunnya kita kehilangan ribuan hektar lahan pertanian yang dialih fungsikan menjadi sarana perumahan, pertokoan, dan lain-lain. Hal ini tentu sedikit besarnya akan kuat terhadap menurunnya hasil produksi pertanian terutama masakan pokok menyerupai padi/beras. Menanam padi dengan media polybag atau bejana plastik yang akan saya paparkan nanti walaupun tidak menjadi solusi bagi penambahan lahan pertanian dan peningkatan hasil pertanian tapi diharapkan menjadi salah satu alternatif jikalau terus diperdalam dan dikembangkan.
Selain itu bertanam padi dengan cara menyerupai ini anggun juga untuk sekedar menyalurkan hobi dan mengisi waktu luang, bahkan anda akan mencicipi sensasi dan kebanggan yang luar biasa saat padi yang anda tanam dengan tangan anda sendiri tumbuh subur, buah menguning dan berisi.
Bahan yang diharapkan :
- Tanah
- Polybag / bejana plastik dengan diameter 30 - 40 cm
- Pupuk organik / kompos
- Benih padi
CARA MENANAM
* Masukkan benih kedalam air, benih yang mengapung / mengambang dibuang, yang karam biarkan rendam 24 jam.
* Benih diperam / bungkus daun / kain / kertas koran 24 jam.
* Buatlan persemaian : 1 cuilan tanah kering subur halus : 1 cuilan Pupuk Organik Padat, aduk merata, diayak. Wadah persemaian dilapisi plastik. Tinggi lahan semai 5 - 7cm. Semaikan benih. Tutup benih dengan media semai tadi, tipis saja sekira 1 - 2mm.
* Pertahankan kelembaban benih dengan cara menyemprotnya dengan air biasa, tiap 4-6 jam. Simpan di kawasan yang tidak terkena matahari pribadi / di kawasan yang teduh.
MENYIAPKAN MEDIA TANAM
Siapkan media tanam pada H-1, sehari sebelum menanam padi. Buatlah media tanam: 60% tanah : 40% Pupuk Organik/kompos. Aduk rata. Masukkan ke dalam bejana atau polybag tidak berlubang minimal 20 ltr, volume 30 ltr lebih baik. Media tanam agak “dibukitkan” untuk menanam benih ditengahnya, dan pengairan di pinggirannya.
Hari H Penanaman
Tanamkan benih pada usia 5-7 hari.
Tarik pangkal benih memakai tangan kanan, jaga semoga butir padi (gabah) yang masih melekat tidak rusak (butir padi berfungsi sebagai ari-ari nutrisi akar & daun benih muda).
Dorong pangkal benih secara horizontal dari pinggir sampai pangkal benih terbenam 1cm dengan butir padi menancap ke dalam tanah secara horizontal (pinggir), biarkan akar tergerai di permukaan tanah (jangan ditekan).
Hanya 1 batang benih, daun tidak dipotong.
Simpan di kawasan terbuka-matahari penuh.
Pengairan/Penyiraman Sehari-hari
Umur Padi dan Pengairan
- Umur 0 hari – Berbunga merata: Macak-macak
- Berbunga merata – Padi Menguning: Rendam 2-3cm
- Padi menguning – Panen: Keringkan
Panen
Lakukan panen menyerupai pada umumnya.
Jerami sanggup dipakai untuk materi baku Pupuk Organik Padat .
Tanah/ media tanam sanggup dipakai untuk animo tanam berikutnya. Caranya: airi media tanam sampai lembek, lalu balikkan/telungkupkan sisa bonggol padi – Campur dan adukkan Pupuk Organik Padat – biarkan 1 ahad – tanami kembali benih dari persemaian menyerupai diatas.
Seperti yang telah kita ketahui bersama bahwa setiap tahunnya kita kehilangan ribuan hektar lahan pertanian yang dialih fungsikan menjadi sarana perumahan, pertokoan, dan lain-lain. Hal ini tentu sedikit besarnya akan kuat terhadap menurunnya hasil produksi pertanian terutama masakan pokok menyerupai padi/beras. Menanam padi dengan media polybag atau bejana plastik yang akan saya paparkan nanti walaupun tidak menjadi solusi bagi penambahan lahan pertanian dan peningkatan hasil pertanian tapi diharapkan menjadi salah satu alternatif jikalau terus diperdalam dan dikembangkan.

Komentar
Posting Komentar