Pertanian - Cara Merawat Tanaman Cabai

Akhir-akhir ini, harga cabe yang meroket naik akhir dari kurangnya stok cabe nasional menyebabkan masyarakat berlomba-lomba mencari cara mendapat cabe dengan harga murah dan terjangkau untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Salah satu cara yang dianjurkan pemerintah ialah dengan menanam tumbuhan cabe sendiri di pekarangan rumah masing-masing. Setelah kita berhasil menanam cabai, kita harus tahu cara merawat tumbuhan tersebut semoga sanggup tumbuh dengan sehat dan berbuah lebat serta terhindar dari macam-macam penyakit. Berikut ini ialah cara-cara merawat tumbuhan cabe :

1. Penyiangan




Penyiangan tumbuhan cabe sanggup dilakukan pada cabang-cabang samping tumbuhan cabe dan kita hanya menyisakan beberapa cabang utama dari tumbuhan cabe semoga pertumbuhan bunga dan buah cabe lebih terfokus. Lakukan penyiangan secara teratur pada tunas-tunas yang tumbuh pada bab bawah tanaman. Dapat juga dipasang tiang penyangga pada pot tumbuhan cabe semoga tumbuhan cabe tidak gampang roboh ketika terkena angin atau hujan. Pemasangan tiang sebaiknya dilakukan sebelum penanaman. Jangan lupa juga untuk membersihkan rumput-rumput liar yang tumbuh di sekitar tumbuhan cabe alasannya mereka sanggup mencuri nutrisi dari dalam tanah.

2. Penyiraman




Tanaman cabe perlu disiram dengan air yang baik dan tidak mempunyai kandungan zat yang berbahaya. Penyiraman tumbuhan cabe sanggup dilakukan dengan frekuensi penyiraman satu atau dua kali sehari, pada pagi dan sore hari, atau pada ketika tanah pada media tanam tumbuhan cabe terlihat kering. Lakukan penyiraman dengan cara pribadi menuangkan air pada sentra akar tanaman. Pada pot tumbuhan sanggup juga dibuatkan lubang semoga air tidak menggenang terlalu banyak. Saat hujan, sebaiknya tumbuhan cabe diberi epilog semoga air hujan tidak mengguyur tumbuhan cabe terlalu banyak dan menyebabkan genangan air. Penyiraman air yang berlebihan pada tumbuhan cabe sanggup berakibat tumbuhnya jamur atau bakteri.

3. Pemupukan


Pemupukan tumbuhan cabe dilakukan semoga tumbuhan cabe tetap mendapat asupan nutrisi yang mencukupi. Terdapat beberapa tahap pinjaman pupuk. Pertama, pinjaman pupuk sangkar berupa kotoran ayam. Pupuk ini kaya akan fosfat, magnesium, dan nitrogen yang menciptakan akar tumbuhan cabe lebih berpengaruh dan kokoh serta menciptakan daunnya lebih hijau dan segar. Kedua, akan diberikan pupuk yang disebut pupuk Phonska cair. Pupuk ini berfungsi semoga tumbuhan cabe menghasilkan bunga dan buah yang lebat. Ketiga, pupuk yang diberikan selanjutnya ialah pupuk kotoran sapi yang sudah dikeringkan terlebih dahulu. Berikan pupuk pada tumbuhan cabe anda, kemudian lakukan penyiraman semoga nutrisi pupuk sanggup terserap dengan baik.

4. Perlindungan dari hama


Tanaman cabe ialah tumbuhan yang rentan sekali terjangkit banyak hama penyakit. Mulai dari serangan ulat, serangga, kutu daun, tungau, lalat buah alami, serta banyak sekali virus yang sanggup menyebabkan bercak pada daun, daun yang menggulung, keriting, layu, serta buah cabe yang membusuk. Untuk mengatasi banyak sekali macam serangga, jamur, maupun kuman tersebut, sanggup dipakai insektisida, fungisida, dan bakterisida yang sudah banyak beredar di pasaran. Penanganan tumbuhan cabe yang terinfeksi juga sanggup dilakukan dengan cara memotong bab tumbuhan yang sakit semoga tidak terjadi penyebaran dan penularan ke bab tumbuhan yang lain yang sehat.


Demikianlah cara merawat tumbuhan cabai. Merawat tumbuhan cabe memang tidak mudah. Diperlukan kesabaran dan ketelatenan semoga tumbuhan cabe yang kita tanam sanggup tumbuh menjadi tumbuhan yang sehat dan berbuah lebat. Namun pada jadinya kita pun akan sanggup memetik hasil dari kesabaran merawat tumbuhan cabai.

Komentar