Walisongo mempunyai ciri tanamannya yang mempunyai tampilan fisik semisal daunnya yang berbentuk semacam jari tangan yang umum ada pada batang bab utamanya. Pada permukaan daunnya cukup tebal serta sedikit mengkilap berwarna kehijauan, namun ada pula sebagian daunnya yang sanggup berwarna sedikit kuning.
Pemanfaatan lainnya dari tumbuhan ini ialah selain untuk tumbuhan hias, berkhasiat pula untuk tumbuhan penawar maupun penetral. Kalau anggota keluarga Anda ada yang perokok, akan lebih baiknya menanam tumbuhan walisongo ini di salah satu bab sudut rumah Anda, alasannya yaitu disinyalir tumbuhan ini bisa guna menetralisir asap pada rokok.
Berikut 3 cara termudah dan praktis, untuk yang ingin budidaya walisongo di rumah :
1. Cara Pembibitan
Pada bab bunganya, Walisongo mempunyai daun berwarna hijau bau tanah serta berbentuk ibarat lanset yang menjari layaknya daun singkong, namun disitulah letak keindahannya. Sekarang, walisongo memampilah yang lebih menarik dan lebih cerah. Perpaduan antar warna kuning maupun putih bisa saling harmonis dengan warna hijaunya yang menimbulkan nampak terlihat ibarat variegata.
Adapun bentuk pada daun pun cukup beragam, dari berbentuk yang lingkaran hingga keriting. Untuk jenis terbarunya berasal dari negara Thailand, Cina, Filipina, serta Belanda.
Untuk harga walisongo impor sendiri, boleh dikata tak murah. Harga tanamannya yang mahal sebanding dengan sudut keindahan atau kemolekannya. Coba lihat saja, tampilannya yang menjulang tinggi seakan menunjukkan aksen yang berpengaruh nan kokoh.
Pada bercak putih di bab atas daunnya yang berwarna hijau itu menjadi salah satu kelangkaan. Pantas saja kalau dijadikan untuk penghias pada sudut ruangan maupun elemen taman tertentu.
BACA JUGA
2. Penempatan Ideal
Kadar Kelembapan : sedang/cukup
Sinar matahari : sedang/cukup, seperlunya
Suhu : sekitar 20-25 derjat Celcius
3. Perbanyakan Tanaman
Walisongo sendiri sangat mudah guna dikembangbiakkan menggunakan cara stek pucuk. Jika dicangkok, maka presentase keberhasilannya mungkin bisa rendah, sekitar angka 50%.
Untuk cara penyetekannya, Anda bisa lakukan cara berikut :
- Pilihlah bab cabang yang sehat
- Pangkas cabang sekitar 15-30 cm menggunakan pisau yang tajam
- Olesi pada epilog luka serta zat perangsang pertumbuhan
- Tanamlah pada media tanam, semisal adonan antara pasir, pupuk kandang, serta sekam bakar dengan angka perbandingan yakni 2:1:3
- Usahakan menempatkannya pada area lokasi yang teduh
![]() |
| Info Harga Polybag Bisa Anda Cek DISINI |
Berikut 3 cara termudah dan praktis, untuk yang ingin budidaya walisongo di rumah :
1. Cara Pembibitan
Pada bab bunganya, Walisongo mempunyai daun berwarna hijau bau tanah serta berbentuk ibarat lanset yang menjari layaknya daun singkong, namun disitulah letak keindahannya. Sekarang, walisongo memampilah yang lebih menarik dan lebih cerah. Perpaduan antar warna kuning maupun putih bisa saling harmonis dengan warna hijaunya yang menimbulkan nampak terlihat ibarat variegata.
Adapun bentuk pada daun pun cukup beragam, dari berbentuk yang lingkaran hingga keriting. Untuk jenis terbarunya berasal dari negara Thailand, Cina, Filipina, serta Belanda.
Untuk harga walisongo impor sendiri, boleh dikata tak murah. Harga tanamannya yang mahal sebanding dengan sudut keindahan atau kemolekannya. Coba lihat saja, tampilannya yang menjulang tinggi seakan menunjukkan aksen yang berpengaruh nan kokoh.
Pada bercak putih di bab atas daunnya yang berwarna hijau itu menjadi salah satu kelangkaan. Pantas saja kalau dijadikan untuk penghias pada sudut ruangan maupun elemen taman tertentu.
BACA JUGA
Cara Peroleh Bibit Sawit yang Unggul
Tahapan Paling Praktis Untuk Budidaya Melati, Supaya Rajin Berbunga!
Tanaman Wijen Anda Terkena Hama? Jangan Risau, Berikut Tips Jitu Cara Membasminya!
Peluang Menjanjikan Petani Modern di Wilayah Megapolitan Dengan Bertanam Organik
2. Penempatan Ideal
Kadar Kelembapan : sedang/cukup
Sinar matahari : sedang/cukup, seperlunya
Suhu : sekitar 20-25 derjat Celcius
3. Perbanyakan Tanaman
Walisongo sendiri sangat mudah guna dikembangbiakkan menggunakan cara stek pucuk. Jika dicangkok, maka presentase keberhasilannya mungkin bisa rendah, sekitar angka 50%.
Untuk cara penyetekannya, Anda bisa lakukan cara berikut :
- Pilihlah bab cabang yang sehat
- Pangkas cabang sekitar 15-30 cm menggunakan pisau yang tajam
- Olesi pada epilog luka serta zat perangsang pertumbuhan
- Tanamlah pada media tanam, semisal adonan antara pasir, pupuk kandang, serta sekam bakar dengan angka perbandingan yakni 2:1:3
- Usahakan menempatkannya pada area lokasi yang teduh

Komentar
Posting Komentar